HALLO SEtizen 👋
Mahasiswa Program Studi Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) Telkom University Purwokerto kembali menunjukkan kreativitas dan kemampuan inovasinya melalui berbagai produk aplikasi yang dikembangkan dalam Mata Kuliah Start-Up. Mata kuliah ini dirancang untuk memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam merancang, mengembangkan, hingga mempresentasikan produk digital yang memiliki potensi untuk diterapkan di masyarakat.
Melalui pendekatan berbasis proyek, mahasiswa tidak hanya belajar mengenai pengembangan perangkat lunak, tetapi juga memahami aspek bisnis, validasi pasar, pengalaman pengguna, hingga strategi pengembangan produk digital yang berkelanjutan.
1. BengkelGo: Solusi Digital untuk Layanan Kendaraan yang Cepat dan Transparan

BengkelGo merupakan platform layanan otomotif yang dirancang untuk membantu pengguna mendapatkan bantuan kendaraan kapan saja dan di mana saja. Aplikasi ini menyediakan layanan emergency service dan home service dengan dukungan teknisi serta bengkel yang telah terverifikasi.
Selain itu, pengguna dapat melihat estimasi biaya secara transparan sebelum layanan dilakukan. Fitur real-time tracking juga memungkinkan pelanggan memantau lokasi teknisi sehingga proses pelayanan menjadi lebih aman dan terpercaya.
2. FlipDulu: Mengubah PDF Menjadi Flipbook Digital dalam Hitungan Detik

FlipDulu hadir sebagai solusi praktis bagi individu, pelajar, maupun pelaku usaha yang ingin mengubah dokumen PDF menjadi flipbook digital interaktif. Melalui platform ini, pengguna cukup mengunggah file PDF dan sistem akan secara otomatis menghasilkan flipbook yang dapat diakses melalui link maupun QR code.
Aplikasi ini membantu proses distribusi dokumen menjadi lebih modern, mudah diakses dari berbagai perangkat, dan lebih menarik dibandingkan dokumen PDF konvensional.
3. TepatWaktu: Pengingat Pembayaran agar Tidak Terlewat

TepatWaktu merupakan platform manajemen pembayaran yang membantu pengguna mengatur berbagai tagihan dan cicilan dalam satu tempat. Dengan fitur pengingat otomatis sebelum jatuh tempo, aplikasi ini membantu mengurangi risiko keterlambatan pembayaran serta denda. Pengguna dapat mencatat berbagai jenis pembayaran, menerima notifikasi tepat waktu, dan mengakses layanan melalui smartphone, tablet, maupun laptop.
4. BagiBayar: Solusi Split Bill yang Praktis dan Transparan

BagiBayar dikembangkan untuk mempermudah aktivitas patungan dan pembagian tagihan bersama teman maupun kelompok. Melalui aplikasi ini, pengguna dapat membuat room patungan, mengundang anggota melalui kode room, memasukkan pesanan masing-masing, dan menghitung tagihan secara otomatis.
Hasil perhitungan dapat langsung dibagikan ke grup WhatsApp sehingga proses pembagian biaya menjadi lebih cepat, transparan, dan minim kesalahan.
5. Knight Block: Game Puzzle Battle dengan Sentuhan Strategi

Tidak hanya mengembangkan aplikasi produktivitas, mahasiswa RPL juga menghadirkan inovasi di bidang game melalui Knight Block. Game ini menggabungkan mekanisme puzzle block dengan elemen pertarungan melawan monster.
Poin yang diperoleh dari penyusunan block akan dikonversi menjadi damage untuk menyerang musuh. Konsep ini menghadirkan pengalaman bermain yang santai sekaligus strategis, sehingga cocok untuk berbagai kalangan pemain.
6. AfterMe: Platform Antrean Digital untuk Pengalaman Layanan yang Lebih Efisien

AfterMe merupakan platform antrean digital yang membantu pengguna mengambil nomor antrean tanpa harus datang langsung ke lokasi. Pengguna dapat melakukan booking layanan, memantau estimasi waktu tunggu secara real-time, hingga berkomunikasi langsung dengan penyedia layanan melalui fitur chat. Solusi ini memberikan pengalaman yang lebih nyaman bagi pelanggan sekaligus membantu bisnis mengelola antrean secara lebih efektif.
7. Libraz POS: Sistem Kasir Modern untuk UMKM

Libraz POS dirancang sebagai solusi digital bagi pelaku UMKM dalam mengelola penjualan, stok barang, dan laporan keuangan. Platform ini terintegrasi antara versi web dan mobile sehingga memungkinkan sinkronisasi data secara real-time.
Fitur unggulannya meliputi dashboard penjualan, manajemen inventaris, perhitungan pajak UMKM otomatis, serta kemampuan tetap beroperasi saat offline dengan sinkronisasi data ketika koneksi kembali tersedia.
Pengembangan berbagai aplikasi ini menjadi bukti nyata komitmen Program Studi S1 Rekayasa Perangkat Lunak Telkom University Purwokerto dalam mendorong mahasiswa untuk tidak hanya menjadi pengembang perangkat lunak, tetapi juga inovator dan calon entrepreneur di bidang teknologi. Melalui Mata Kuliah Start-Up, mahasiswa diberikan kesempatan untuk mengidentifikasi permasalahan nyata, merancang solusi digital, membangun produk yang siap digunakan, hingga mengembangkan model bisnis yang berpotensi diterapkan di masyarakat.
Dengan semangat inovasi dan kolaborasi, karya-karya mahasiswa RPL diharapkan dapat terus berkembang menjadi produk digital yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekosistem teknologi dan startup di Indonesia.







