Di zaman sekarang, orang mengenal pengalaman seperti Amazon dalam perbankan dimana transaksi cepat dan efisien hanya dengan beberapa sentuhan di layar. Kenyamanan telah menjadi motivator terbaik untuk setiap dan semua layanan, dan perbankan digital menghadirkannya ke ujung jari kita jauh berbeda dengan antrian dan formalitas berbasis kertas dari bank tradisional. Setiap individu adalah konsumen dari kenyamanan yang dimungkinkan oleh internet bagi kita, dan hampir setiap sektor mengganti permainan digital mereka untuk berlomba, jika tidak menjadi yang terdepan dalam persaingan. Dunia perbankan juga bukan pengecualian yang terkena dampak perubahan ini.
Berikut adalah beberapa cara bagaimana perbankan digital menetapkan standar dan mengubah keseluruhan permainan di sektor keuangan :
#1 Layanan yang Disesuaikan untuk Pengalaman yang Disesuaikan
UX atau User Experience ditingkatkan dalam perbankan digital dengan bantuan AI dan Bahasa Mesin. Ini membantu dalam menyediakan layanan yang disesuaikan dan dibuat khusus untuk setiap konsumen, yang merupakan inti dari perbankan digital. Perangkat lunak memonitor pola selera dan kesukaan pemegang akun dan bagaimana dia memilih untuk menangani dana mereka, dengan demikian melakukan komunikasi yang berarti dengan pengguna berdasarkan wawasan.
Ini adalah peningkatan pengalaman yang luar biasa atas nama pengguna pada metode tradisional, di mana fleksibilitas tidak pernah menjadi pilihan yang tepat. Karena sebagian besar perbankan digital modern didasarkan pada AI dan Pembelajaran Mesin, pelanggan dapat menikmati layanan yang sesuai untuk aktivitas perbankan mereka sendiri dan tidak harus memenuhi persyaratan mereka sesuai dengan layanan yang diatur bank.
#2 Keamanan Perbankan yang lebih mutakhir untuk Mengurangi Penipuan dan Kerugian
Keamanan adalah salah satu aspek terpenting dalam perbankan. Berurusan dengan dana orang lain bukanlah sesuatu yang bisa dianggap enteng. Itulah sebabnya sektor perbankan, keuangan, dan asuransi diatur dengan sangat ketat. Ada banyak cara bagaimana bank digital mengatur pengamanan akun pribadi. Yang tertua dan paling populer tentu saja adalah proteksi kata sandi. Namun dengan kata sandi, konsumen harus mengingatnya dan juga mengingat yang mana untuk platform mana. Tapi itu telah lebih disempurnakan dengan metode yang jauh lebih aman dan mudah juga, seperti otentikasi 2 langkah dan biometrik. Yang pertama berhasil menambahkan lapisan keamanan, tetapi juga merupakan proses yang membosankan untuk diulangi setiap kali konsumen masuk ke akun mereka.
#3 Digitalisasi untuk Meningkatkan Kenyamanan Pelanggan
Inti dari digital banking adalah mengoptimalkan kenyamanan nasabah. Selain manfaat yang jelas dari menghindari antrian panjang, menghilangkan banyak dokumen dan hadir secara fisik di cabang bank untuk beberapa layanan, ada banyak aspek lain dari perbankan digital yang difasilitasi oleh teknologi yang menghasilkan pengalaman pelanggan yang lebih baik. Selain itu, ini sangat membantu dengan e-commerce dan transfer dana dari mana saja dan kapan saja. Perbankan digital telah menghilangkan sepenuhnya konsep hari dan jam kerja untuk bank.
#4 Kesalahan Akuntansi Lebih Sedikit
Ketergantungan pada mesin menghilangkan kemungkinan kesalahan dan kesalahan dalam perhitungan mekanis perbankan. Dengan faktor manusia yang terus-menerus diganti dengan digitalisasi, kemungkinan kesalahan menjadi jauh lebih kecil, sehingga meningkatkan tingkat produktivitas. Menghilangkan redundansi juga merupakan produk sampingan yang sangat penting dari kemajuan digital di domain ini.
#5 Business Intelligence untuk Meningkatkan Efisiensi Perbankan
Integrasi Business Intelligence dalam perbankan digital tidak dapat dihindari, dan jumlah manfaat yang diberikannya bagi bank tidak terbatas. Ini memberikan wawasan yang akurat, tidak bias, dan spesifik fungsi berdasarkan tren perbankan historis, saat ini dan masa depan, yang membantu bank dalam meningkatkan efisiensi, membawa layanan mereka beberapa tingkat lebih tinggi dan menghasilkan lebih banyak pendapatan.
Meskipun metode tradisional tidak berbahaya, ada kebutuhan kuat untuk berinovasi ketika dunia secara kolektif mendekati digitalisasi. Teknologi AI sudah matang dan siap menghadirkan inovasi di setiap langkah lingkungan perbankan. Bermigrasi ke sistem berbasis AI yang gesit dapat meningkatkan kelancaran dalam transaksi sambil menjaga pengalaman tetap tegang dengan klien.
Ditulis ulang oleh Erie






